Hubungi Kami

KLSMC

Tentang Kami

Kuala Lumpur Sports Medicine Centre (KLSMC) adalah rumah sakit swasta di Kuala Lumpur, Malaysia yang berfokus pada pusat layanan bedah ortopedi, terapi stem cell, dan rehabilitasi medik.

KLSMC memiliki tujuan sederhana tetapi jelas, yakni membantu setiap orang bergerak lebih baik dan menjalani hidup dengan lebih nyaman. Kami berfokus pada sistem muskuloskeletal (tulang, sendi, otot, dan jaringan) yang menopang setiap langkah, gerakan, serta aktivitas harian Anda.

Pasien kami datang tidak hanya dari Malaysia, tetapi juga dari mancanegara. Selama bertahun-tahun, KLSMC dipercaya merawat pasien internasional, termasuk dari Inggris, Amerika Serikat, hingga Jerman.

Diakui Sebagai Pusat Layanan Kedokteran Olahraga

AFC President Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, presenting the award to KLSMC Founder and Director, Dr. Saw Kay Yong and renowned Sports Medicine Consultant, Dato’ Dr. Gurcharan Singh with Football Association of Malaysia (FAM) President Dato’ Hamidin Amin.
(From left) Dr Saw Khay Yong, Datuk Dr Gurcharan Singh and AFC secretary-general Datuk Windsor Paul John on a walkabout tour of the KLSMC rehabilitation wing following the accreditation of KLSMC as Asian Football Confederation’s first Medical Centre of Excellence in Southeast Asia.

Football Confederation (AFC). Pengakuan ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga standar tertinggi di bidang kedokteran olahraga dan ortopedi, khususnya dalam penanganan serta rehabilitasi atlet.

Status AFC Centre of Medical Excellence menegaskan kemampuan kami dalam bidang:

Filosofi KLSMC

Kami percaya bahwa perawatan yang efektif selalu berawal dari memahami pasien dengan baik. Karena itu, kami mengutamakan:

KLSMC adalah rumah sakit spesialis yang berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan fokus utama pada ortopedi, perawatan regeneratif, dan rehabilitasi fisioterapi. Tim profesional medis kami yang berdedikasi berkomitmen untuk membantu pasien memulihkan mobilitas serta meningkatkan kualitas hidup melalui perawatan yang dipersonalisasi dan berbasis bukti ilmiah.