Hubungi Kami

KLSMC

DEXA Scan

Apa Itu DEXA Scan

Bone Mineral Densitometry atau yang lebih dikenal sebagai DXA/DEXA scan adalah teknik pencitraan khusus dengan cara mengukur kepadatan tulang untuk menilai kekuatan tulang.

Tes non-invasif ini menggunakan dua sinar-X berdosis rendah untuk menentukan kandungan mineral pada tulang.

DEXA scanner canggih kami memberikan penilaian akurat terhadap kesehatan tulang, membantu mendiagnosis osteoporosis, mengevaluasi risiko patah tulang, serta memantau respons terhadap pengobatan yang dilakukan.

Prosedur Pemeriksaan DXA/DEXA Scan

Sebelum Pemeriksaan DEXA

  • Persiapan Sederhana: Pemeriksaan DEXA hampir tidak memerlukan persiapan khusus. Anda hanya akan diminta mengenakan baju khusus rumah sakit.
  • Pertimbangan Obat: Beritahu staf kami jika Anda mengonsumsi suplemen kalsium atau obat osteoporosis dalam 24 jam terakhir sebelum pemeriksaan, karena hal ini dapat memengaruhi hasil.
  • Screening Kehamilan: Pada wanita akan ditanya mengenai status kehamilan. Meskipun menggunakan radiasi sangat rendah, DEXA umumnya dihindari selama kehamilan.
  • Riwayat Pemeriksaan Sebelumnya: Mohon informasikan kepada kami jika Anda pernah menjalani pemeriksaan radiologi dalam dua minggu terakhir, karena dapat memengaruhi akurasi hasil DEXA.

Selama Pemeriksaan DEXA

  • Posisi Nyaman: Anda akan berbaring di atas meja empuk sementara pemindai khusus kami melewati tubuh Anda. Area yang paling sering diperiksa adalah tulang belakang bagian bawah dan pinggul, meskipun terkadang lengan bawah juga diperiksa.
  • Gerakan Saat Scanning: Penting untuk tetap berbaring diam selama pemeriksaan agar hasil akurat. Radiografer akan membantu Anda menjaga posisi yang nyaman.
  • Prosedur Cepat: Pemeriksaan DEXA standar berlangsung sangat singkat, biasanya hanya 10-20 menit.

Setelah Pemeriksaan DEXA

  • Langsung Beraktivitas: Anda dapat segera kembali melakukan aktivitas normal setelah pemeriksaan DEXA tanpa ada batasan.
  • Proses Hasil: Data hasil pemeriksaan akan dianalisis dengan software khusus yang membandingkan kepadatan tulang dengan nilai standar acuan.
  • Interpretasi Ahli: Radiolog kami akan menafsirkan data pemeriksaan, dan biasanya hasil tersedia pada hari yang sama.
  • Rekomendasi Tindak Lanjut: Berdasarkan hasil Anda, dokter perujuk akan mendiskusikan langkah selanjutnya yang tepat, termasuk kemungkinan perubahan gaya hidup, konsumsi suplemen, atau penggunaan obat.

Manfaat Pemeriksaan DEXA

Pemeriksaan DEXA memberikan banyak keunggulan dalam menilai kesehatan tulang, seperti:

  • Tingkat Akurasi Tertinggi: DXA/DEXA Scan diakui secara global sebagai metode paling akurat dan andal untuk mengukur kepadatan mineral tulang.
  • Deteksi Dini: Mampu mengidentifikasi pengeroposan tulang sebelum terjadi patah tulang, sehingga perawatan pencegahan dapat dilakukan pada waktu yang paling efektif.
  • Pemantauan Pengobatan: Memantau perubahan kepadatan tulang secara tepat dari waktu ke waktu, membantu mengevaluasi efektivitas terapi osteoporosis.
  • Pengukuran Multi-Situs: Menilai kepadatan tulang di beberapa lokasi rangka penting, memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan tulang secara keseluruhan.
  • Paparan Radiasi Rendah: Menggunakan dosis radiasi sangat rendah, biasanya kurang dari sepersepuluh rontgen dada standar.

Informasi Keselamatan

DEXA scan dianggap sangat aman karena beberapa alasan berikut:

  • Radiasi Sangat Rendah: Paparan radiasi dari DEXA setara dengan sekitar satu hari paparan radiasi alami dari lingkungan.
  • Tanpa Bahan Kontras: Berbeda dengan banyak pemeriksaan jenis radiologi lainnya, DEXA tidak memerlukan bahan kontras sehingga tidak ada risiko reaksi alergi.
  • Bersifat Non-Invasif: Tidak ada jarum, suntikan, atau tindakan invasif dalam prosedur ini.
  • Pertimbangan pada Wanita Hamil: Sebagai langkah pencegahan, DEXA tidak dilakukan pada wanita hamil.

Siapa yang Perlu Menjalani DXA/DEXA Scan?

Pemeriksaan kepadatan tulang dengan DXA/DEXA Scan direkomendasikan untuk:
  • Wanita Pasca-Menopause: Terutama yang tidak mengonsumsi estrogen dan memiliki satu atau lebih faktor risiko osteoporosis.
  • Orang Dewasa dengan Faktor Risiko Patah Tulang: Termasuk berat badan rendah, riwayat patah tulang, konsumsi alkohol berlebihan, merokok, atau riwayat keluarga dengan osteoporosis.
  • Seseorang dengan Penggunaan Obat Tertentu: Pemakaian jangka panjang kortikosteroid, obat anti-kejang tertentu, atau terapi hormonal untuk kanker prostat dan payudara dapat memengaruhi kepadatan tulang.
  • Orang dengan Kondisi Medis Tertentu: Seperti rheumatoid arthritis, penyakit ginjal kronis, menopause dini, defisiensi hormon, atau gangguan penyerapan nutrisi yang meningkatkan risiko osteoporosis.
  • Pria di atas 70 tahun dan Wanita di atas 65 tahun: Disarankan menjalani pemeriksaan rutin.
  • Pasien yang Sedang Menjalani Perawatan: Mereka yang telah didiagnosis memiliki massa tulang rendah dan sedang menjalani pengobatan, untuk memantau efektivitas terapi.
  • Siapa pun dengan Patah Tulang yang Tidak Dapat Dijelaskan: Terutama patah tulang yang terjadi dengan trauma minimal.
Dokter Anda akan menentukan apakah DXA/DEXA scan sesuai berdasarkan faktor risiko dan riwayat medis Anda.

Informasi Kontak

Untuk menjadwalkan pemeriksaan DXA/DEXA Scan di KLSMC, silakan hubungi +603-2096 1033 atau klik tautan Hubungi Kami. Tim radiologi kami akan membantu Anda menemukan waktu yang sesuai serta menjawab pertanyaan terkait prosedur ini.

FAQ

Biaya layanan DEXA scan di Malaysia biasanya berkisar antara RM150 hingga RM350. Harga ini bervariasi tergantung apakah Anda menjalani pemeriksaan pada satu area (misalnya pinggul atau tulang belakang) atau evaluasi yang lebih menyeluruh.

Persiapan untuk DEXA scan sangat minimal. Anda akan diminta mengenakan baju khusus rumah sakit. Hindari mengonsumsi suplemen kalsium setidaknya 24 jam sebelum pemeriksaan. Beritahukan kepada staf kami jika Anda baru-baru ini menjalani pemeriksaan barium, tes kedokteran nuklir (pemeriksaan dengan zat radioaktif dosis rendah), atau pemeriksaan yang menggunakan zat kontras karena hal tersebut dapat memengaruhi hasil. Anda dapat makan seperti biasa sebelum prosedur karena puasa tidak diperlukan.

Prosedur ini hanya memerlukan waktu 10-20 menit, menjadikannya salah satu pemeriksaan pencitraan medis yang paling sederhana.

Bagi sebagian besar orang yang dipantau karena osteoporosis atau massa tulang rendah, DEXA scan biasanya direkomendasikan setiap 1-2 tahun. Namun, interval ini dapat berbeda tergantung faktor individu, seperti hasil tes sebelumnya, faktor risiko, serta apakah Anda memulai atau mengganti pengobatan.

Rekomendasi skrining awal juga bervariasi menurut usia dan faktor risiko. Wanita umumnya memulai pemeriksaan saat menopause atau usia 65 tahun, sedangkan pria biasanya mulai pada usia 70 tahun kecuali memiliki faktor risiko tertentu.

Dokter Anda akan menentukan frekuensi yang tepat sesuai kondisi Anda.

Sebagian besar obat dapat dikonsumsi seperti biasa sebelum DEXA scan. Namun, jika Anda mengonsumsi suplemen kalsium atau vitamin D, dokter mungkin akan menyarankan untuk menghentikannya 24 jam sebelum pemeriksaan agar hasil lebih akurat.

Selalu informasikan kepada radiografer tentang semua obat yang sedang Anda konsumsi, terutama obat yang diresepkan untuk osteoporosis karena dapat memengaruhi hasil. Jangan pernah menghentikan obat resep tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

DXA/DEXA Scan dianggap sebagai standar emas dalam pengukuran kepadatan tulang karena keakuratannya, paparan radiasi yang sangat rendah, serta kemampuannya mengukur tulang belakang dan pinggul di mana patah tulang akibat osteoporosis paling sering terjadi.

Teknologi lain seperti quantitative ultrasound (untuk mengukur tulang tumit) dan peripheral DEXA (untuk mengukur pergelangan tangan atau tumit) dapat digunakan sebagai skrining, tetapi hasilnya kurang menyeluruh. Tes berbasis CT memberikan gambar 3D yang detail, namun melibatkan paparan radiasi lebih tinggi. DXA/DEXA Scan secara unik menggabungkan akurasi, keamanan, kemudahan, serta kemampuan memantau perubahan halus dari waktu ke waktu, menjadikannya pilihan utama untuk diagnosis dan pemantauan pengobatan.

Bagikan:

KLSMC adalah rumah sakit spesialis yang berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan fokus utama pada ortopedi, perawatan regeneratif, dan rehabilitasi fisioterapi. Tim profesional medis kami yang berdedikasi berkomitmen untuk membantu pasien memulihkan mobilitas serta meningkatkan kualitas hidup melalui perawatan yang dipersonalisasi dan berbasis bukti ilmiah.